Hukum menggunakan minyak lintah dalam agama Islam – Setiap negara mempunyai keanekaragamam adat istiadat serta aturan yang harus dipatuhi setiap penduduknya, begitu juga agama yang mempunyai ajaran serta larangan yang mesti dijalankan dan dihindari, salah satunya adalah agama Islam.

Islam adalah agama yang ada didunia ini, agama Islam menduduki posisi kedua dengan jumlah penganut terbanyak setelah Agama Kristen. Agama Islam adalah agama yang diturunkan oleh Allah SWT dengan dasar dasarnya adalah rukun iman dan rukun Islam.

Sebagai orang yang beriman akan lebih baik jika kita ketahui terlebih dulu jika ingin mengerjakan sesuatu, adakah syariat yang mengajarkannya, dan adakah syariat yang melarangnya? Namun tentunya harus kita tanyakan kepada ulama, karena ulama merupakan orang yang lebih paham mengenai agama Islam.

hukum menggunakan minyak lintah

Dan langsung saja berikut penjelasan tentang hukum menggunakan minyak lintah yang disampaikan oleh Ustadz Ammi Nur Baits.

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum Ustadz, bagaimana hukum memakai bahan atau alat pembesar alat vital Ustadz?

Dari: Fulan

Jawaban:

Wa’alaikumussalam

Bagi pria yang mengeluhkan alat vitalnya yang kecil, lebih kecil dari ukuran normal umumnya, sehingga mempengaruhi keharmonisan keluarga, dibolehkan untuk menggunakan bahan yang bisa membantu memperbesar organ vitalnya. Ini jika mendapat rekomendasi dari ahli terkait dan tidak membahayakan dirinya. Bahkan dibolehkan menggunakan bahan tertentu yang membungkus organ vital, seperti kondom atau semacamnya. Apabila hal ini bisa meningkatkan kepuasan bagi istrinya. Karena setiap suami dituntut untuk memberikan pergaulan terbaik bagi istrinya dan memenuhi kebutuhan istri dalam berhubungan.

Akan tetapi, jika tujuan memperbesar alat vital tersebut hanya sebatas untuk lebih bisa menikmati organ vital ini, kami ingatkan agar tidak melakukannya. Karena bisa jadi ini menjadi salah satu celah setan untuk menjerumuskan manusia kepada perbuatan yang haram.

(Fatwa Islam no. 101567)

Pada Fatawa Syabakah Islamiyah juga senada dengan hal ini. Ketika ditanya tentang hukum menggunakan ramuan untuk memperbesar alat vital, Tim Fatwa memberi jawaban:

أن تصحيح شكل الذكر أو زيادة طوله إذا لم يكن يحصل بعملية جراحية، بل بمجرد تناول الأدوية والعقاقير ونحوها، فإنه يكون من باب النمو مما لا دخل ليد الإنسان فيه، وبالتالي فهو إذا مباح ما لم يؤد إلى ضرر آخر.
وعليه، فلا مانع من استعمالك الدواء الذي يصحح شكل القضيب ويطيله.

Bahwa memperbaiki bentuk alat vital atau menambah panjang ukurannya, jika tidak dilakukan dengan tindakan oper*si, namun sebatas minum/mengkonsumsi ramuan atau semacamnya maka ini termasuk bentuk menambahkan yang tidak diiringi campur tangan manusia. Karena itu, hukumnya boleh, selama tidak menimbulkan bahaya lainnya.

Kesimpulannya, tidak ada larangan anda menggunakan  bahan/ramuan yang bisa memperindah bentuk alat vital atau memanjangkannya (Fatawa Syabakah Islamiyah, no. 63096).

Catatan:

Berdasarkan keterangan pada Fatwa Islam di atas, ketentuan bolehnya menggunakan alat/bahan pembesar alat vital berlaku khusus bagi yang telah menikah. Sementara bagi yang belum menikah, semacam ini tidak diperbolehkan, karena bisa menjadi sebab untuk melakukan perbuatan pelanggaran syariat islam.

Allahu a’lam

sumber: https://konsultasisyariah.com/15907-hukum-menggunakan-obat-untuk-memperbesar-penis.html

Ustadz Ammi Nur Baits, Beliau adalah Alumni Madinah International University, Jurusan Fiqh dan Ushul Fiqh. Saat ini, beliau aktif sebagai Dewan Pembina website PengusahaMuslim.com, KonsultasiSyariah.com, dan Yufid.TV, serta mengasuh pengajian di beberapa masjid di sekitar kampus UGM.

Penjelasan tentang hukum menggunakan minyak lintah diatas kami kutip tanpa menambahkan ataupun menguranginya. Jelas sudah bahwa menggunakan minyak lintah ataupun produk sejenis yang bertujuan untuk memperbesar ataupun memperpanjang alat vital seorang pria dengan tujuan untuk membahagiakan sang istri dan tidak membahayakan, serta tidak bertujuan untuk hal hal tercela maka hukumnya boleh. Cukup sekian, semoga informasi diatas bermanfaat.

Incoming search terms:

  • Minyak lintah tajribad para ulama